Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Sunday, December 15, 2013

Car Free Night di Surabaya pada Malam Tahun Baru

Suara Surabaya Media bekerjasama dengan Polrestabes Surabaya dan Pemkot Surabaya menggelar Car Free Night di malam tahun 2014. Gelaran event ini merupakan bagian dari upaya kepolisan dan Pemkot Surabaya meminimalisir dampak buruk konvoi kendaraan bermotor yang marak setiap malam tahun baru.
Kombes Polisi Setija Junianta Kapolrestabes Surabaya selaku pencetus ide event ini mengatakan dari evaluasi kepolisian selama ini, malam tahun baru identik dengan konvoi sepeda motor dengan knalpot ngebrong. Selain itu tidak sedikit kasus kejahatan terkait dengan kelompok-kelompok kendaraan bermotor. "Ini biasanya juga dipicu oleh minuman keras," kata dia.

Daripada aktivitas tersebut berulang-ulang terjadi di setiap malam tahun baru, kata Kapolrestabes Surabaya, lebih baik masyarakat diberikan wadah untuk bisa mengekspresikan eksistensinya dengan aktivitas yang lebih positif.

Menurut Setija, pihaknya bersama Pemkot Surabaya dan Suara Surabaya Media selaku event organizer sudah melakukan penataan dan perencanaan event ini dengan matang. Prinsipnya, masyarakat bisa terlibat dalam aktivitas ini tanpa harus khawatir soal keamanan dan ketertiban di sekitar kawasan Car Free Night.

Ada 3 ruas jalan yang nanti akan dikelola untuk Car Free Night dengan tematik yang berbeda :

1. Jalan Raya Darmo. Kawasan ini nanti akan ditutup dua arah, Selasa (31/12/2013) mulai pukul 16.00 WIB sejak Masjid Al Falah sampai dengan perempatan Jl. Dr. Soetomo. 

Kawasan ini punya tematik Budaya. 

Diantara tampilan dan aktivitas yang digelar di kawasan ini adalah :
- Bakar 2.014 kg jagung
- Teatrikal komunitas Roede Brug
- Flash mob
- Traditional dance
- Ludruk
- Modern dance
- Musik patrol
- Cluster kuliner

2. Jalan Panglima Sudirman. Kawasan ini akan ditutup mulai pukul 16.00 WIB sejak simpang empat Jl. Panglima Sudirman-Jl. Gubernur Suryo sampai dengan simpang tiga Jl. Panglima Sudirman-Jl. Sono Kembang. 

Kawasan ini bertematik Komunitas

Diantara tampilan dan aktivitas yang digelar di kawasan ini adalah :
- Tampilan komunitas-komunitas
- Lomba Cheer Leader pelajar
- Tampilan tarian modern
- Tampilan tarian tradisional
- Tampilan Streetball
- Wushu
- Breakdance
- Parkour
- Street Fashion Carnival
- Cosplay

3. Jalan Tunjungan. Kawasan ini ditutup mulai pukul 16.00 WIB sejak Siola sampai dengan sebelum Hotel Majapahit. 

Kawasan ini bertema Youth. 

Diantara tampilan dan aktivitas yang digelar di kawasan ini adalah :
- Lomba vokal pelajar
- Modern dance
- band performance
- Paduan suara bahasa Jawa
- Barongsay.


Ayoooooo.......mau pilih Tema yang mana ????

Sumber : Suarasurabaya.net
Print Friendly and PDF

Thursday, December 12, 2013

Empat Kelurahan di Surabaya Digabung

Empat kelurahan di Surabaya digabung jadi dua kelurahan. Penggabungan empat kelurahan itu dilakukan, dengan beberapa pertimbangan di antaranya ada pergeseran jumlah penduduk yang sangat cepat.

Empat kelurahan yang digabung jadi dua kelurahan itu, Tambak Langon dan Greges jadi Kelurahan Tambak Sari Oso, sementara Kelurahan Genting dan Kalianak digabung jadi Kelurahan Genting Kalianak.

Erick Reginal Tahalele Anggota Pansus Penggabungan Kelurahan DPRD Surabaya mengatakan, sebelum penggabungan dilakukan, beberapa persoalan teknis, juga sudah dipikirkan seperti penggabungan aset dari kelurahan yang disatukan.

Erick Reginal Tahalele 
"Bahkan beberapa ketua LKMK di masing-masing kelurahan juga sudah dipertemukan untuk membahas masalah aset di masing-masing kelurahan sebelum dilakukan penggabungan," jelas Erick.

Sementara tentang masalah administrasi kependudukan mulai dari KTP, KK dan sertifikat tanah, semua sudah dikoordinasikan antara Pemkot Surabaya dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Surabaya.

"Tidak ada biaya untuk warga yang mengurus administrasi kependudukan mereka dengan digabungnya empat kelurahan itu," tegas Erick.

Dengan jaminan itu, diharapkan warga tidak perlu resah karena semua biaya ditanggung Pemkot Surabaya.

Penggabungan empat kelurahan di Surabaya itu, mengakibatkan berkurangnya jumlah kelurahan, dari yang sebelumnya 160 sekarang jadi 156 kelurahan.

Sebelumnya juga sudah dilakukan penggabungan delapan kelurahan, dari 163 jadi 160 kelurahan.

Penggabungan beberapa kelurahan di Surabaya dilakukan untuk efisiensi dan optimalisasi.

Hendro Gunawan, Sekkota Surabaya mengatakan ini, menyikapi penggabungan empat kelurahan di Surabaya, yang sudah diputuskan dalam Rapat Paripurna DPRD Surabaya..

Menurut Hendro, penggabungan kelurahan di Surabaya itu memang sudah direncanakan, karena target Pemkot, akan ada 155 kelurahan saja di Surabaya. 

"Nanti ke depan memang akan dikepras jadi 155 kelurahan, karena kalau ada kelurahan yang kurang optimal pasti akan digabung," jelas Hendro.

Dikatakan Hendro, untuk penggabungan kelurahan yang tidak optimal, sekarang sedang dilakukan evaluasi.

Sementara untuk aset-aset kelurahan yang digabung, nanti akan digunakan untuk layanan umum ke masyarakat, seperti untuk membangun Puskesmas dan pos bersama untuk pemantau keamanan yang anggotanya dari dinas kebakaran, Satpol PP, dan Linmas.

Proses penggabungan kelurahan itu diharapkan ke depan, akan berdampak positif untuk pelayanan pada masyarakat.

Sumber : suarasurabaya.net

Print Friendly and PDF

Cara Mudah Urus IMB ala Pemkot Surabaya

Mayoritas bangunan di Surabaya ternyata belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Padahal, IMB merupakan sebuah keharusan bagi setiap bangunan.

"Masyarakat masih melihat mengurus IMB itu sulit, rumit dan mahal. Terus terang saya malu terkait hal ini," kata Eri Cahyadi, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Surabaya ketika berbincang dengan suarasurabaya.net, Selasa (10/12/2013).

 Eri Cahyadi, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Surabaya
Padahal, mengurus IMB saat ini sudah tidak lagi rumit. Alur birokrasi yang awalnya harus mendapatkan izin dari kelurahan dan kecamatan saat ini sudah tidak lagi.

Pengurus izin cukup datang ke kantor DCKTR dengan membawa copy KTP, tanda lunas PBB, copy bukti kepemilikan tanah, serta bukti pembayaran retribusi IMB.

Jika dulu izin IMB juga harus membawa gambar rencana bangunan atau bestek dengan program autocad, saat ini sudah tidak lagi.

"Kan tidak banyak orang yang mengetahui autocad, jadi saya perintahkan saat ini tidak lagi perlu gambar dulu. Silahkan datang, nanti kami yang akan bantu menggambar," kata dia.

Eri mengakui, kerumitan mengurus IMB di masa lalu inilah yang menjadikan masyarakat hingga kini masih menganggap pengurusan IMB sulit dan mahal.

"Bisa dibayangkan, untuk menggambar dengan autocad saja sudah mahal, belum lagi bayar di kecamatan hingga Rp 400 ribu. Apalagi dulu tidak ada kepastian berapa hari IMB akan jadi," kata dia.

Saat ini, Eri berjanji pengurusan IMB maksimal adalah 14 hari kerja dengan hitungan empat hari berproses di DCKTR, empat hari untuk pemetaan, empat hari menggambar peta, serta dua hari administrasi. Meski begitu, dia optimis waktu pengurusan IMB tak akan sampai 14 hari.

Menurut Eri, bagi IMB dengan bangunan di atas dua lantai dan memiliki lahan lebih dari 400 meter persegi, maka yang datang ke DCKTR haruslah konsultan bangunan atau tenaga ahli dari proyek itu.

"Jangan pemiliknya, silahkan tenaga ahlinya yang datang jadi kita berdiskusi di sini biar cepat," kata mantan Kabag Bina Program ini. 

Dan bagi anda yang belum mengetahui, IMB sesuai dengan peraturan daerah nomor 7 tahun 1992 tentang IMB, setidaknya wajib bagi yang akan mendirikan bangunan baru, membongkar dan membangun kembali atau renovasi bangunan lama, bangunan lama yang sudah berdiri tetapi belum memiliki IMB, serta mendirikan pagar tembok pembatas.

Selain itu juga wajib dimiliki untuk mendirikan konstruksi reklame, mendirikan tower atau menara antena berkonstruksi, lantai terbuka dengan perkerasan (tempat penimbunan barang dan parkir), serta lapangan olah raga dengan pemadatan (lapangan tenis, golf dan sebagainya).

Sumber :  suarasurabaya.net
Print Friendly and PDF

Monday, December 9, 2013

Pelayanan Pembayaran Pajak Keliling di Wil. GUNDIH

Untuk meningkatkan kemudahan masyarakat dalam pembayaran PBB maka pihak Pihak UPTD Pelayanan Pajak Daerah mengadakan Pelayanan Pembayaran Pajak dengan menggunakan Mobil Keliling Khusus Pajak setiap Hari Sabtu dan Minggu.

Adapun jadwal pelayanan Mobil Keliling Khusus Pajak untuk wilayah Kelurahan Gundih adalah :
        Hari        : Minggu
      Tanggal : 15 Des 2013
      Jam        : 09.00 - 15.00 WIB
      Tempat  : Pusat Grosir Surabaya, 
                       Jl. Pasar Turi Surabaya

Jangan sia-siakan kesempatan ini. Gunakanlah fasilitas pelayanan Pembayaran Pajak ini dengan sebaik-baiknya.


ORANG BIJAK TAAT MEMBAYAR PAJAK



Print Friendly and PDF

Tuesday, November 26, 2013

Taman Bungkul sebagai Taman Kota Terbaik Dunia


Taman Bungkul menambah daftar panjang prestasi Surabaya di mata dunia. Taman Bungkul di Jalan Raya Darmo ini dinobatkan sebagai pemenang Asian Townscape Awards (ATA)
Penghargaan ATA tersebut merupakan hasil penjurian ketat yang dilakukan UN Habitat, Asian Habitat Society, Fukuoka Asian Urban Research Center, dan Asia Townscape Design Society. 

 Representatif UN-HABITAT's Regional Office for Asia and the Pacific, Mr. Sato Fukasawa dan President of Asia Townscape Design Society, Mr. Masaru Sato memberikannya langsung kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Sekkota Hendro Gunawan, Selasa siang waktu Jepang (26/11/2013).

 Taman Bungkul dinilai layak mendapatkan penghargaan kategori Taman Kota yang didedikasikan untuk masyarakat. Salah satu alasannya karena tempat ini terasa nyaman untuk daerah tropis.

 Taman Bungkul ini juga dianggap menarik karena dapat menjaga harmonisasi antara fungsionalitas ke-kinian, serta kemudahan pemanfaatannya, di samping keindahan desain dan lingkungan yang asri. Posisinya yang berdampingan dengan tempat berziarah warga dari luar daerah di Indonesia juga mengundang perhatian juri. 



 Penghargaan prestisius ini ialah kali pertama diterima oleh kota di Indonesia. ATA dihelat sejak tahun 2010, namun sering diboyong oleh kota-kota besar di China, Jepang, dan Korea Selatan. Ibukota negara-negara ASEAN, yakni Bangkok dan Singapura, mendapatkan penghargaan ini satu kali. Giliran Indonesia dan Vietnam yang memperolehnya pada 2013.

 Sebelum berangkat ke Jepang, Risma mengungkapkan bahwa ia melakukan zoning agar fasilitas Taman Bungkul lebih tertata. "Taman Bungkul memang saya konsep untuk bertemunya semua warga kota. Tidak ada sekat untuk si kaya dan si miskin, besar kecil, putih hitam," ujar Risma. 
Fasilitas pun dilengkapi. Penjual makanan yang berperan menggulirkan roda perekonomian pun, diatur rapi di sisi timur. 

 Taman Bungkul adalah ruang terbuka hijau di lahan seluas 900 meter persegi. Di antara taman-taman kota di Surabaya lainnya, taman yang terletak di Jalan Raya Darmo ini terbilang paling lengkap.

 Terdapat jogging track, taman bermain anak, akses internet nirkabel, amfiteater, dan arena skateboard. Ia juga tak pernah sepi. Keberadaan Makam Ki Supo atau Mbah Bungkul menambah jumlah pengunjung di sana. Hampir setiap hari, anak muda dan warga kota bisa memanfaatkannya untuk bersantai dan berolahraga, bahkan belajar bersama.

Kami ucapkan.....
Selamat untuk TAMAN BUNGKUL..atas prestasinya
Terima Kasih untuk Bunda RISMA..atas ide dan perhatiannya...

Kami bangga menjadi warga KOTA SURABAYA....

Print Friendly and PDF

Sunday, November 24, 2013

Taman Bungkul (kreasi Bu Risma) Raih Penghargaan



 Sebuah penghargaan Internasional dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) berupa 'The 2013 Asian Townscape Sector Award' berhasil diraih Taman Bungkul Surabaya. Penghargaan itu akan diterima Walikota Tri Rismaharini di Fukuoka, Jepang pada tanggal 26 November 2013.


 "Mimpi saya tentang Surabaya, miniaturnya ada di Taman Bungkul," kata Risma saat menjadi salah satu pembicara di CEO Forum 2013 yang digelar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Magister Manajemen Universitas Airlangga di Hotel Bumi, Sabtu (23/11/2013).


 "Dimana tidak ada perbedaan antara yang kaya dan yang miskin, balita dan lansia, disitu ada semua. Kalau itu benar terjadi suatu saat, maka akan tampak indah sekali," kata Risma lagi.




 Alumni ITS ini menjelaskan, Taman Bungkul dibangun sekitar tahun 2006. Kini setelah 7 tahun, Taman Bungkul telah memenuhi kebutuhan wisata warga dalam dan luar Kota Surabaya.


 "Secara fisik, mungkin banyak tempat wisata yang lebih indah daripada Taman Bungkul. Tapi secara sosial dan budaya, Taman Bungkul lengkap karena disitu ada makam Mbah Bungkul," tambah Risma.


 Selain itu, ada fasilitas jogging track, taman bermain anak, akses internet nirkabel, amfiteater, arena skateboard, dan perpustakaan. Risma menduga itulah yang mejadi indikasi Taman Bungkul berhail meraih penghargaan.


 "Ada perpustakaan, kami juga membuat pengolahan air, pengolahan sampah, pokoknya bisa dijadikan tempat pembelajaran," pungkas Risma.


Ayoooooo.....siapa yang belum pernah ke TAMAN BUNGKUL Surabaya.....???

Sempatkanlah berkunjung ke Taman Bungkul Surabaya terutama di Hari Minggu pagi.....pasti anda akan sangat terkesan.


Print Friendly and PDF

Friday, November 1, 2013

Pemilihan Ketua & Wakil Ketua RW & RT di GUNDIH


Sehubungan dengan berakhirnya Masa Bhakti Ketua dan Wakil Ketua RW & RT di Kelurahan Gundih (bahkan mungkin se Kota Surabaya) pada tanggal 24 Nopember 2013, maka pihak Kelurahan Gundih membagikan surat edaran kepada para Ketua RW dan RT yang ada di Kelurahan Gundih.



Isi dari Surat Edaran tersebut adalah agar kepada para Ketua RW & RT yang ada di wilayah Gundih untuk segera mengadakan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua RW & RT untuk masa bhakti 2013 ~ 2016.

Adapun langkah-langkah yang harus dilakukan prosedurnya sebagai berikut :

1. Membentuk Panitia Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua RW & RT periode 2013 ~ 2016. Selambat-lambat tanggal 2 Okt 2013 draft SK Panitia Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua RW & RT sudah diterima di Kelurahan Gundih

2. Pelaksanaan pemilihan Ketua RT dilaksanakan mulai tanggal 7 s/d 14 Okt 2013 dan Berita Acara Pemilihan dan Surat Pernyataan Calon Ketua dan Wakil Ketua RT sudah harus diterima di Kelurahan Gundih selambat-lambatnya tanggal 18 Okt 2013.

3. Pelaksanaan pemilihan Ketua RW dan Wakil Ketua RW dilaksanakan mulai tanggal 21 s/d 31 Okt 2013 oleh Ketua RT Terpilih dan Berita Acara Pemilihan dan Surat Pernyataan Calon Ketua dan Wakil Ketua RT sudah harus diterima di Kelurahan Gundih selambat-lambatnya tanggal 8 Nop 2013.

4. Agar tidak mencalonkan lagi terhadap Ketua RT yang telah menjabat 2 (dua) Periode berturut-turut kecuali jika tidak ada warga yang bersedia untuk dicalonkan dan dinyatakan dengan Surat Pernyataan yang ditanda tangani oleh minimal 10 (sepuluh) warga dan Tokoh Masyarakat setempat

5. Agar tidak mencalonkan lagi terhadap Ketua RW yang telah menjabat 2 (dua) Periode berturut-turut kecuali jika tidak ada warga yang bersedia untuk dicalonkan dan dinyatakan dengan Surat Pernyataan yang ditanda tangani oleh minimal 5 (lima) RT dan Tokoh Masyarakat di wilayah masing-masing.


Mari Kita Sukseskan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua RW dan RT se- Kelurahan Gundih.

Dan Kami juga ucapkan SELAMAT BERTUGAS kepada seluruh Ketua & Wakil Ketua RW dan RT se-Kelurahan Gundih yang terpilih untuk periode 2013-2016.

Semoga, kedepannya Kelurahan Gundih bisa lebih baik.
Print Friendly and PDF