Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Friday, January 11, 2019

Simulasi Kebakaran di Wilayah Kelurahan Gundih

Musibah kebakaran agaknya menjadi momok bagi sebagian besar warga terutama yang bertempat tinggal di wilayah padat pendukuk, dan gang - gang sempit. Akses jalan bagi petugas PMK merupakan penghalang terbesar untuk segera sampai di TKK (Tempat Kejadian Kebakaran).
 
Menyadari hal tersebut Kelurahan Gundih bekerjasama dengan PMK kota Surabaya menyelenggarakan simulasi kebakaran pada Jumat 11 Januari 2019 Pukul 19.00 WIB.
Bertempat di wilayah RW X Margorukun III,
Acara simulasi kebakaran ini dihadiri oleh Ibu Lurah Gundih, Ketua LKMK, Ketua KIM, Babinsa, Babinkaptibmas, Para Ketua RW dan RT serta masyarakat sekitar.

Sebelum acara Simulasi Kebakaran dimulai, Para warga diberi arahan dan sosialisasi


Dalam acara simulasi ini warga secara langsung di informasikan apa saja yang harus dilakukan ketika terjadi kebakaran di wilayah mereka, mulai dari penanganan dini dalam mengatasi kebakaran serta cara menghubungi Coment Centre 112.

Tata cara evakuasi dalam penanganan kebakaran juga di ajarkan Pak M. Mundhir selaku petugas pemadam kebakaran dari pemerintah kota Surabaya. Apa saja yang perlu diamankan dan diselamatkan ketika awal mula terjadi kebakaran.


Sosialisasi juga dilakukan oleh Pihak PMK Kota Surabaya


Warga yang hadir juga turut mensimulasikan SOP yang wajib dimiliki dalam penanganan musibah kebakaran, mulai membentuk tim keamanan yang harus mengamankan jalur kedatangan mobil damkar hingga sampai ke TKK (Tempat Kejadian Kebakaran) hingga tim medis mandiri yang harus dimiliki tiap-tiap wilayah.

Agar mendekati kejadian sebenarnya, PMK kota Surabaya juga mendatangkan langsung unit mobil damkar. Diawali masuk dari Jalan Demak menyusuri jalan Cepu yang terkenal sempit akibat banyaknya parkir liar warga.

Warga juga berantusias dalam mengikuti sosialisasi dan Simulasi Kebakaran tersebut



Sesuai arahan dari ibu Walikota, seyogjanya para pemilik mobil tidak memarkirkan kendaraannya sembarangan yang dapat menghambat akses Petugas pemadam kebakaran.

Ada beberapa hal yang masih perlu mendapat perhatian terkait penanganan kebakaran di Gundih diantaranya, parkir liar, polisi tidur, portal (pagar kampung) serta gapura yang mempersulit pihak pemadam kebakaran dalam penanganan kebakaran di Gundih.

INGAT, dalam hal kebakaran, selalu waspada, kenali caranya, hilangkan kepanikannya, 


KIM Gundih mengabarkan
Print Friendly and PDF

Friday, December 28, 2018

Gebyar Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Se Kecamatan BUBUTAN









"Pencegahan nyamuk Demam Berdarah dengan fogging (penyemprotan) saja tidak cukup.
Jentik nyamuk hanya bisa dibasmi dengan cara memutus rantai penularan dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) Demam Berdarah Dengue yakni 3M Plus melalui Gerakan Pemberdayaan
Masyarakat", Itulah pesan Camat BUBUTAN Bpk. EKO KURNIAWAN ketika memimpin Apel Pemberantasan Sarang Nyamuk se Kecamatan BUBUTAN.

Apel bersama yang dilaksanakan pada hari minggu tanggal 29 Desember 2018 dipertokoan Dupak Grosir.
Apel ini dimaksudkan untuk mempersiapkan ibu ibu pemantau jentik se Kecamatan agar lebih giat memantau wilayah dimasing masing wilayah kelurahan.

Pemberantasan Deman Berdarah (DB) dapat dilakukan dengan 3M plus yaitu menguras, menanam dan menutup tempat air dan juga melakukan pemeriksaan dari pemantau jebtik setiap minggunya.
Hadir dalam acara tersebut Camat, lurah dan perwakilan puskesmas juga tentunya ibu ibu pemantau jentik sekelurahan BUBUTAN.
Print Friendly and PDF

Antisipasi DBD, Kecamatan Bubutan Berantas Sarang Nyamuk Lewat Program PSN

KIM-Gundih,
Genderang perang melawan nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD)  mulai ditabuh oleh semua elemen masyarakat, tak terkecuali  Pemerintah Kota Surabaya lewat program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) selalu dikumandangkan dengan harapan mampu mengugah kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dan memberantas sarang nyamuk.

Untuk merealisasikan program tersebut, Kecamatan Bubutan menggelar Apel Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Depan Pertokoan Dupak Grosir, Sabtu (29/12). Apel siaga tersebut dipimpin oleh Camat Bubutan, Eko Kurniawan.

Dalam sambutannya, Camat Bubutan mengajak semua warga masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dan selalu  berupaya  melakukan  berbagai  tindakan preventive terhadap perkembangbiakan nyamuk.

“Nyamuk Demam Berdarah sangat berbahaya, dapat menularkan  virus dengue” terangnya.
Ditambahkannya, masyarakat mampu  terlibat  aktif dalam  rangka  mewaspadai  dan mengantisipasi penyakit DBD di wilayah Kecamatan Bubutan, dengan melakukan  Program PSN yakni  menguras tampungan air  dan memelihara  tanaman yang efektif mengusir nyamuk.

“Jentik nyamuk hanya bisa dibasmi dengan cara memutus rantai penularan dengan pemberantasan sarang nyamuk  DBD dengan melalui Gerakan Pemberdayaan Masyarakat,” tegasnya.
Camat Bubutan juga mengingatkan kepada peserta apel, kondisi peningkatan  curah hujan belakangan terakhir ini  dan perubahan iklim sangat berpengaruh terhadap
perkembangbiakan nyamuk.

“ Saya menghimbau  pada seluruh  peserta apel  untuk  selalu melakukan pemantauan  pada tempat-tempat sarang nyamuk”, tukasnya.

Apel tersebut digelar dengan tujuan untuk mempersiapkan ibu-ibu pemantau jentik nyamuk  se Kecamatan Bubutan untuk lebih  giat memantau wilayah di masing-masing wilayah kelurahan.
Acara tersebut juga hadiri oleh Lurah Gundih, kepala Puskesmas Gundih , dan Ibu-Ibu Pemantau Jentik Nyamuk (PJN) se Kecamatan Bubutan. (Mustakim)



Print Friendly and PDF

Thursday, December 13, 2018

OJK MINTA MASYARAKAT Waspada Pinjam Uang Di Online



KIM Surabaya – 12 Desember 2018. Otoritas Jasa Keuangan akan melakukan tindakan tegas terhadap penyelenggara fintech peer to peer lending (P2P) yang telah terdaftar atau berizin jika terbukti melakukan pelanggaran.
Sedangkan untuk P2P ilegal, OJK melalui Satgas Waspada Investasi melakukan sejumlah tindakan untuk memutus mata rantai aliran dana.
OJK menjelaskan bahwa keberadaan P2P merupakan bentuk alternatif pendanaan yang mempermudah akses keuangan masyarakat.
Namun, selain manfaat yang bisa didapat, masyarakat harus benar-benar memahami risiko, kewajiban dan biaya saat berinteraksi dengan P2P, sehingga terhindar dari hal-hal yang bisa merugikan.
Sesuai dengan POJK 77/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi, OJK mengawasi penyelenggara P2P yang berstatus terdaftar atau berizin dan hingga 12 Desember 2018 telah mencapai 78 penyelenggara.
Penyelenggara P2P yang tidak terdaftar atau berizin di OJK dikategorikan sebagai P2P ilegal.
OJK mengingatkan bahwa keberadaan P2P ilegal tidak dalam pengawasan pihak manapun, sehingga transaksi dengan pihak P2P ilegal sangat berisiko tinggi bagi para penggunanya.
OJK melarang penyelenggara P2P legal mengakses daftar kontak, berkas gambar dan informasi pribadi dari smartphone pengguna P2P serta wajib memenuhi seluruh ketentuan POJK 77/2016 dan POJK 18/2018 mengenai Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan.
Sesuai ketentuan POJK 77/2016, OJK dapat mengenakan sanksi sesuai dengan pasal 47, yaitu peringatan tertulis, denda, pembatasan kegiatan usaha sampai dengan pencabutan tanda daftar atau izin.
Mengenai pengaduan atau laporan masyarakat terkait P2P, OJK telah melakukan penelaahan dan telah berkoordinasi dengan P2P legal yang dipublikasikan di media telah melakukan pelanggaran.
OJK secara tegas akan mengenakan sanksi jika memang terbukti penyelenggara tersebut melakukan pelanggaran.
Berdasarkan penelahaan OJK, pengaduan masyarakat terkait P2P terdiri dari dua hal yaitu;
1. Nasabah tidak mengembalikan pinjaman tepat waktu, yang berujung pada perhitungan suku bunga dan penagihan
2. Perlindungan kerahasiaan data nasabah terkait dengan keluhan penagihan
Mengenai penanganan P2P ilegal, OJK yang tergabung dalam Satgas Waspada Investasi (SWI) telah menghentikan kegiatan sejumlah 404 P2P ilegal dan telah melakukan tindakan tegas kepada P2P ilegal berupa :
Mengumumkan ke masyarakat nama-nama P2P ilegal Memutus akses keuangan P2P ilegal pada perbankan dan fintech payment system bekerjasama dengan Bank Indonesia
Mengajukan blokir website dan aplikasi secara rutin kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika RI Menyampaikan laporan informasi kepada Bareskrim Polri untuk proses penegakan hukum
OJK mengimbau kepada masyarakat agar membaca dan memahami persyaratan ketentuan dalam P2P terutama mengenai kewajiban dan biayanya. Hal yang harus dipahami adalah P2P lending merupakan perjanjian pendanaan yang akan menimbulkan kewajiban dikemudian hari untuk pengembalian pokok dan bunga utang secara tepat waktu sesuai dengan kesepakatan antara kedua belah pihak.
OJK juga meminta agar masyarakat dapat mengunjungi website www.ojk.go.id dan menghubungi kontak OJK 157 dan email konsumen@ojk.go.id untuk mendapatkan informasi kegiatan P2P dan mewaspadai keberadaan dan menghindari interaksi dengan P2P illegal.
Ke depan, OJK juga akan terus melakukan sosialiasi kepada masyarakat bersama para stakeholders agar literasi masyarakat mengenai kegiatan pinjam meminjam uang berbasis teknologi dapat terus meningkat.
OJK akan terus memonitor dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengawasi perkembangan P2P dalam upaya mewujudkan industri P2P yang sehat dan bermanfaat bagi masyarakat.(TH)
Print Friendly and PDF

Sunday, August 26, 2018

Kelurahan Gundih Gelar Jalan Sehat dan Karnaval Dalam Rangka Peringatan HUT RI ke 73


Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 73 tahun 2018, KIM Gundih dan Karang Taruna Gundih menggelar acara Jalan Sehat dan karnaval di Ruko Dupak Mutiara Surabaya, Minggu (26/8/2018) pagi.

Ratusan warga Gundih, mulai dari RW 01 sampai RW 10 turut serta dalam menyemarakkan kegiatan tersebut. Meriahnya kegiatan itu didasari oleh antusiasnya seluruh warga Gundih mengikuti senam pagi dan senam Lansia, yang dilaksanakan bersama-sama di Ruko Dupak Mutiara, dilanjutkan dengan Jalan Sehat mengelilingi wilayah Gundih.

Bapak Camat Bubutan yang sejak pagi hadir di tengah-tengah masyarakat menambah semangat tersendiri pada masyarakat

Tampak sosok-sosok pemimpin yang ada di wilayah Bubutan, betul – betul terlihat sangat bersahabat dengan masyarakat. Hal tersebut dibuktikan dengan turut sertanya hadir gebyar jalan sehat.

Acara pemberangkatan  Jalan Sehat dibuka ibu lurah Gundih didampingi bapak camat dengan mengucapkan "Bissmillahirrohman nirrohim", ibu lurah memotong pita start yang menandakan peserta jalan sehat mulai berangkat.

Bapak camat bubutan pada kesempatan tersebut memberikan sambutan, Mudah – mudahan kegiatan ini menjadi kegiatan yang bermanfaat dan barokah sekaligus pak camat bubutan juga berpesan agar KARANG TARUNA yang masih muda-muda jangan mau kalah semangat nya dengan KARANG WERDA yang Usia nya sudah tua.









Kemeriahan acara tersebut dapat terselenggara atas kekompakan dari KIM Gundih , Karang Taruna Gundih dan partisipasi warga, serta  adanya Donatur berbagai pihak.

Diantaranya RSI IBI,Tokoh Terpal, Yayasan Adi Jasa,Best Land ,PT Pertamina, Dupak Grosir, PT Sarana Surya Sakti, CV Moeng, SIP,Ketua Karang Taruna Kecamatan dan lainnnya.(TH)
Print Friendly and PDF

Thursday, July 26, 2018

Cangkrukan 3 Pilar Kec. Bubutan Bersama Masyarakat

Sebagai upaya meningkatkan sistem keamanan lingkungan, tiga pilar Kecamatan Bubutan, yaitu pihak Kecamatan, Polsek dan Danramil menggelar acara cangkrukan yang diadakan pada hari Rabu, 25 Juli 2018 dan kali ini bertempat di RW 5 dilapangan Dupak Prahu Surabaya. Selain itu juga melakukan yustisi di tingkat RT/RW di wilayah sekitar untuk memberi rasa aman dan nyaman masyarakat.

Momentum cangkrukan itu jadi ajang bagi jajaran aparat keamanan untuk memberikan sejumlah imbauan-imbauan kepada masyarakatnya.

Cangkrukan itu pun jadi kesempatan bagi masyarakat mengutarakan curahan hatinya kepada tiga pilar berkaitan dengan kondisi lingkungannya.

Menurut Eko, Camat Bubutan, kegiatan ini sesuai perintah Wali Kota Surabaya. Selain melakukan pendataan penduduk nonpermanen, juga untuk mempersempit ruang gerak para penjahat yang ada di wilayah Bubutan.

“Warga yang tinggal di kos-kosan maupun rumah yang disewakan. Sebab, tempat tersebut kerap jadi jujukan warga baru dari luar daerah untuk mencari pekerjaan di Surabaya,”katanya, kemarin.

Eko menambahkan, kegiatan operasi yustisi dan cangkrukan tiga pilar adalah kegiatan rutin yang wajib dilakukan di tiap kelurahan wilayah Kecamatan Bubutan.“Mengimbau warga nonpermanen yang tinggal lebih dari 24 jam segera melaporkan identitas dirinya kepada RT/RW setempat tentang keberadaan mereka tinggal sementara,” imbuhnya.


“Peran serta masyarakat sangat penting, untuk mengawasi penduduk baru di wilayah masing-masing. Kalau nantinya ada penduduk yang mencurigakan jangan main hakim sendiri, melainkan segera melaporkanpihak berwajib di kelurahan setempat,” pungkasnya.

“Karena tidak mungkin petugas akan dapat bekerja dengan sendiri tanpa adanya peran dari masyarakat itu sendiri, sehingga mari kita bersama-sama untuk memerangi penyakit masyarakat, seperti peredaran Narkoba dan pelaku Miras,” ucap Yacobus


BABINSA Gundih Sertu Agus menyampaikan himbauan dan pesan Kamtibmas terhadap masyarakat. Untuk keamanan bersama umum nya di kelurahan Gundih dan lingkungan sendiri warga kelurahan gundih selalu menjaga kewaspadaan yang terkecil di lingkungan sendiri dan jangan lupa warga ada yang mencurigakan segera melaporkan pihak berwajib di kelurahan setempat.

Acar cangkruan tiga pilar tersbut, dihadiri pengurus LPMK, Ketua RW 1-10, Ketua RT 1-13 RW V, Babinkamtibmas, Babinsa, Ketua Karangtaruna, Ketua KIM, Kecamatan Bubutan, Kelurahan Gundih.

Semoga acara tersebut bisa berkelanjutan dan melaksanakan hasil pertemuan yang sudah disepakati.
Print Friendly and PDF

Friday, May 11, 2018

Pertemuan lintas sektoral PKM Gundih Triwulan II

Pertemuan yg dilaksankan 3 bulan sekali PKM Puskesmas Gundih yang meliputi Kel. Gundih dan Kel. Bubutan di Aula Kecamatan Bubutan hari Sabtu, 12 Mei 2018 yang dihadiri Camat Bubutan, Kepala Puskesmas Gundih, KUA.
Adapun susunan acara :
1. Pembukaan
2. Sambutan Camat Bubutan
3. Sambutan Kepala Puskesmas Gundih
4. Pemaparan materi PKM Oleh Kep. Puskesmas Gundih
5. Pemaparan tentang pentingnya ASI oleh Bpk. Sujipto puskes gundih

Sambutan Bpk. Camat Bubutan yang menyampaikan hidup sehat terutama musim pancaroba untuk meningkatkan kebersihan lingkungan terutama tempat sarang nyamuk
Dalam sambutan Kepala Puskesmas :
1. Menekankan kebersihan lingkungan terutama yang mengenai tempat berkembangnya nyamuk DBD
2. Pengenalan e-healt :


mempermudah layanan antrian
3. Survey KS (Keluarga Sehat)
4. Program tentang toga : diharapkan dapat berkembang dimasing2 RT.

Pemaparan PKM Triwulan II disampaikan Kepala Puskesmas Gundih :


1. 10 penyakit tertinggi jan-april 2018 adalah ispa dan posisi ke dua myalgia (capek2) sesuai tabel
2. ORI Difteri :
ORI putaran 1 : Februari 2018
ORI putaran 2 : Juli 2018
ORI putaran 3 : Desember 2018
Akan dilaksanakan imunisasi lanjutan
3. Sosialisasi catin (calon pengantin)
Yang di laksanakan hari kamis, 8 maret 2018 di ruang pertemuan puskesmas gundoh dengan peserta 12 catin
4. Sosialisasi pasangan usia subur tesiko tinggi (4T.ALKI)
dilaksanakan 9 april 2018 tempat balai rt. 4 bubutan kulon dan peserta pasangan usia subur
5. Forum Komunikasi Imunisasi dan Masyarakat peduli imunisasi
Dilaksanakan kamus 12 april 2018 tempat ruang pertemuan puskesmas gundih
6. Gosip imunisasi
. Katanya imunisasi itu berbahaya
. Autis disebabkan oleh vaksin MMR
. Vaksin mengandung lemak babi
. ASI dapat diganti dengan minuman hetbal

Sisialisasi tentang pentingnya ASI

pemerintah kota Surabaya membuat program yaitu kampung ASI dimana ASI sangat penting bagi bayi yang menyusui berguna untuk kekebalan tubuh bagi bayi

Print Friendly and PDF