Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Wednesday, July 24, 2019

KIM Gundih Berkesempatan Hadir Di Acara 4th Annual Islamic Finance Conference (4th AIFC)



      4th Annual Islamic Finance Conference (4th AIFC) diselenggarakan pada tanggal 24 – 25 Juli 2019 di Surabaya, Jawa Timur mengusung tema “ Blending Islamic Finance and Impact Investing for SDGs_”.


      KIM Gundih Berkesempatan Menghadiri 4th Annual Islamic Finance Confarence hari kedua di Hotel Jw Marriot Surabaya,(25/7)Pagi.

      Konferensi ini bertujuan untuk mendorong diskusi terkait kontribusi dan kolaborasi keuangan syariah dengan impact investment serta perannya dalam mencapai sasaran yang tercantum dalam SDGs.

      Dalam sambutannya, Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia menyampaikan bahwa keuangan syariah memiliki potensi peran yang besar dalam impact investment.

     “Tujuan investasi syariah adalah untuk mencapai hal yang baik dan menghindari hal yang haram, serta adanya kewajiban mengeluarkan zakat kepada yang berhak.

     Hal ini sejalan dengan impact investing yaitu tujuan bisnis tetap tercapai dan bisa memberikan manfaat kepada masyarakat dalam mencapai SDGs.” Ujar Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo.

      Selain itu, beliau juga menyampaikan dana sosial yang dikelola secara syariah dalam bentuk cash waqf, hasilnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas masyarakat seperti sanitasi, nutrisi ibu dan anak.

      Sementara konsep impact investment dalam keuangan syariah diwujudkan Pemerintah dalam penerbitan green sukuk yang digunakan untuk membangun 727 km jalur kereta double-track, pengelolaan sampah untuk 3,4 juta rumah tangga, dan 121 pembangkit listrik mini tenaga matahari.

      Berbagai negara saat ini sedang fokus untuk mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ( Sustainable Development Goals / SDGs) sebagai agenda dunia pembangunan untuk kemaslahatan manusia dan planet bumi.

      Untuk mencapai hal tersebut diperlukan biaya yang tidak sedikit. World Investment Report 2014 melaporkan bahwa untuk mencapai 17 sasaran dalam SDGs, negara berkembang masih membutuhkan tambahan investasi sebesar US$ 2,5 triliun setiap tahunnya.

       Tambahan investasi ini tidak dapat diperoleh hanya dengan mengandalkan model investasi tradisional. Inovasi menjadi hal yang mutlak untuk dilakukan dan peran dari sektor privat perlu untuk ditingkatkan.

        Salah satu inovasi tersebut diwujudkan dalam bentuk impact investment.

        Impact investment merupakan investasi yang diniatkan tidak hanya untuk mendapatkan keuntungan atau pengembalian finansial, tetapi juga diharapkan dapat memiliki dampak sosial atau lingkungan.

        Impact investment dan keuangan syariah memiliki prinsip yang sama. Keduanya berusaha untuk mencapai tujuan bisnis dengan cara yang baik serta memberikan keuntungan bagi masyarakat dan lingkungan secara keseluruhan.

        Dalam pidatonya, Wahid Abdelwahab, Direktur Jenderal Country Relations and Services Islamic Development Bank menyampaikan bahwa memadukan potensi keuangan Islam dan impact investing dapat memobilisasi sumber keuangan tambahan untuk pembangunan berkelanjutan, meningkatkan dampak sosial, lingkungan, dan keuangan dari investasi melalui peningkatan koordinasi, dan percepatan kemajuan menuju Agenda 2030.

          Di sisi lain, Christophe Bahuet, UNDP Indonesia Resident Representative, mengatakan pembiayaan adalah bagian penting untuk pencapaian agenda SDGs pada tahun 2030.

         Bauran pembiayaan syariah dan impact investment dapat menciptakan peluang besar untuk mengatasi kesenjangan pembiayaan SDGs.

          UNDP menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Indonesia atas penyelenggaraan konferensi ini bekerja sama dengan UNDP dan para mitra lainnya.


       “Kami harap konferensi ini akan mendorong pemanfaatan potensi pembiayaan Syariah sepenuhnya untuk pencapaian SDGs di Indonesia. UNDP menawarkan berbagai platform untuk mengidentifikasi solusi yang sangat dibutuhkan untuk pembiayaan SDGs dan kami harap semakin banyak mitra dapat bergabung untuk memastikan keberhasilan upaya ini.”ujar Christophe Bahuet.

           AIFC adalah acara tahunan yang menghadirkan para pembuat kebijakan, ekonom, akademisi, dan pelaku industri baik dari dalam negeri maupun internasional untuk mendiskusikan berbagai isu ekonomi dan keuangan syariah.(TH)
Print Friendly and PDF

Monday, July 22, 2019

Asuhan mandiri GUNDIH terdengar hingga papua


        Gundih, melalui puskesmasnya kembali mendapat kunjungan Kaji Banding untuk saling menimba ilmu pada Senin (22/7/2019). Kali ini rombongan dari Puskesmas Biak Kota Dinas kesehatan Kab. Biak Numfon.



 
    Sebanyak 15 orang rombongan datang sekitar jam 11.30 WIB setelah sebelumnya berkunjung ke Kampung Lawas Maspati. Ada hal yang menarik dan selalu dilakukan para Staf di Puskesmas Gundih untuk menyambut tamu yg berkunjung,yaitu yel-yel penyemangat sekaligus menggambarkan Visi dan Misi dari Puskesmas Gundih.




       Dalam sambutannya Bu Navyta selaku ketua rombongan menyampaikan apresiasi sebesar -besarnya atas sambutan hangat yg di berikan oleh puskesmas Gundih. Dalam tahun 2020 Puskesmas Biak Kota diharuskan melakukan akreditasi Tingkat Paripurna dari sebelumnya akreditasi tingkat madya. Persiapan ini dilakukan dalam menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020.




         Puskesmas Gundih dirasa bisa dalam menyalurkan ilmu dan pengalaman yg dimiliki untuk nantinya bisa diterapkan di Puskesmas Biak Kota. Peran serta masyarakat dalam kegiatan Asuhan mandiri perlu adanya dukungan dari lintas sektor baik pemerintahan dan
masyarakat, ini yang mungkin belum terlaksana di Puskesmas Biak Kota.



     
          Puskesmas Gundih sendiri selama ini memiliki sekitar 51 kelompok asuhan Mandiri. Kelompok -kelompok inilah yg langsung bekerja di masyarakat sehingga ada pelibatan dan pemberdayaan masyarakat dalam menjaga kesehatannya. (Edwin/KIM Gundih)
Print Friendly and PDF

Saturday, July 20, 2019

Pertunjukan edukasi bersama HOPS PUPPET


     Beragam cara dilakukan dalam menghibur dan memberikan edukasi bagi anak usia dasar, Hops Puppet Show dari jakarta memberikan pagelaran panggung musikal dan boneka bagi anak-anak dengan pesan-pesan kebaikan dan moral yang kuat.


      Untuk pertama kalinya hadir menyapa masyarakat di kelurahan Gundih, Minggu (21 juli 2019). Hops Puppet Show tampil di panggung yang dibuat sederhana tapi tidak mengurangi maksud dan tujuan untuk mendidik anak anak usia dasar berani dan tidak minder juga memiliki cita cita untuk menggapai mimpi setinggi mungkin.


      Acara di wilayah kelurahan Gundih adalah pertunjukan HOPS MUPPET ketiga setelah sebelumnya mengelar dua pertunjukan di acara "Festfal Terang Surabaya" di gedung JX Internasional, sabtu (20 juli 2019) pukul 08.00 - 16.00.
   

       Pagelaran musikal dan edukasi lewat panggung boneka dimulai pukul 10.00 sampai dengan pukul 12.00 WIB, dengan membentuk barisan anak anak dari tiga Sekolah Dasar (SD), yaitu :Margorukun, SD KH Thohir Bakri dan SD Abdullah Ubaid III untuk masuk kedalam tempat pementasan dan menmpati tempat duduk yang telah disediakan.


      Dengan semangat satu persatu anggota HOPS MUPPET menyapa dan memberikan motivasi kepada anak anak sekolah dasar untuk bersemangat dan pantang menyerah menggapai mimpi.


       Acara pagelaran musikal dan panggung boneka  menjadi puncak acara dan merupakan andalan dari diadakannya acara ini.
 dengan mengambil cerita pembuat boneka bernama "pappeto", HOPS MOPPET Memberikan edukasi bahwa siapapun bisa bermimpi dan selalu berjuang meraih mimpinya.


      "Diharapkan dengan adanya edukasi lewat panggung boneka dan drama musikal, anak anak usia dasar memiliki cita cita dan mimpi setinggi mungkin karena kami merasa setiap anak diciptakan TUHAN itu istimewa hingga harus diberi motivasi untuk terus maju mengejar mimpi" ungkap bu Icha sebagai perwakilan HOPS MUPPET Jakarta pada KIM Gundih.


Print Friendly and PDF

Thursday, July 18, 2019

Penutupan donasi kelurahan gundih

Penutupan donasi sosial untuk korban kebakaran pada hari rabu (10 juli 2019) di margorukun lebar dilaksanakan di ruang serba guna kampung ilmu jalan semarang, surabaya, pada hari selasa (16 juli 2019)


    Serah terima oleh Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) se surabaya kepada kelurahan Gundih yang diwakili ketua RW 02 kelurahan Gundih kecamatan Bubutan.


   Untuk selanjutnya seluruh bantuan yang meliputi sembako, pakaian layak pakai dan uang tunai sebesar donasi 44.710.000 dibagikan kepada warga terdampak.

     Dari pertemuan di kelurahan gundih, kamis (18 juli 2019) yang dihadiri Lurah Gundih,LPMK,Tagana,ketua RW 02,ketua RT terdampak,perwakilan warga terdampak dan KIM diputuskan pembagian santunan bagi korban kebakaran.


     Pembagian santunan diberikan bedasarkan rumah yang terdampak dan rumah yang habis terbakar.
Adapun pembagiannya diatur sebagai berikut:
- Rumah yang terdampak , 13 rumah mendapatkan Rp 900.000 per-rumah.
-  Rumah yang habis terbakar, 19 rumah mendapatkan Rp. 1.800.000 per-rumah


    Dari jumlah donasi yang telah dibagikan untuk kekurangan ditanggung kas RW 02 kelurahan Gundih Kecamatan Bubutan.


Serah terima hasil donasi diserahkan Lurah Gundih dan diterima diwakili Ketua RW. 02 Margorukun, untuk selanjutnya diserahkan kepada korban kebakaran.


KIM Gundih melaporkan.
Print Friendly and PDF

Friday, July 12, 2019

Kerja bakti massal pasca kebakaran

   Pagi ini sabtu (13 Juli 2019) seluruh elemen masyarakat berkumpul di Lokasi kejadian kebakaran di jalan Margorukun Lebar yg terjadi pada rabu kemaren. Lokasi kebakaran di RW 2 yang meliputi 3 wilayah RT ini sebelumnya di Polis Line untuk mengamankan TKK sebelum tim Inavis bekerja melakukan penyelidikan penyebab kebakaran.
   

   Dalam kegiatan ini melibatkan para Lurah beserta jajaran, LPMK se kecamatan bubutan. Staff kecamatan, Linmas , para ketua RW se kelurahan Gundih  dan warga setempat juga beberapa relawan.Harapannya setelah dibersihkan warga dapat melakukan pembenahan rumah mereka sedikit demi sedikit selepas mereka berada pada masa tanggap darurat selama 7 hari dari kejadian kebakaran.
 


   Beberapa barang dan material yang masih bisa dimanfaatkan mereka singkirkan, sedangkan sampah sisa-sisa kebakaran diangkut menuju jalan cepu untuk selanjutnya di bantu DKRTH kota Surabaya untuk pengangkutannya.
   


   Sepanjang ini bantuan juga terus berdatangan dari berbagai pihak, penggalangan bantuan dilakukan serentak di tingkat RT dan RW dilingkungan kelurahan Gundih yg dikoordinir ketua RW masing -masing. Semoga masa tanggap darurat selama 7 hari ini bisa terlewati dan masyarakat korban kebakaran di margorukun lebar segera bangkit dan menjalani kehidupan mereka seperti sedia kala. (KIM Gundih/Edwin)
Print Friendly and PDF

Thursday, July 11, 2019

Kelurahan Gundih Berduka


Kim gundih

   Duka mendalam dialami warga kelurahan Gundih tepatnya di Margorukun lebar Kelurahan Gundih, Kecamatan
Bubutan, Kota Surabaya terkait kebakaran yang terjadi pada rabu (10 juli 2019) pukul 09.25


   Untuk rincian rumah yang terbakar , dua puluh satu unit ludes dilalap sijago merah dan sebelas
unit lainnya berstatus terdampak. Sebab, hanya sebagian saja
yang terbakar.


   Data tersebut disampaikan oleh Kabid Pembinaan dan
Operasional Dinas Pemadam Kebakaran, Bambang VistadiI. Ia mengatakan, rata-rata rumah yang
terdampak berukuran tak lebih dari 18 meter persegi.
“Jumlah rumah masih diupdate terus. Rata-rata ukuran 3×4,
3×6, 3×9,” ucapnya, Rabu (10/7/2019).

   Meski telah menghanguskan dua puluh satu rumah dan belasan
rumah lain terdampak. Api berhasil dipadamkan sekitar tiga
jam berikutnya,

    “Pembasahan selesai dan dinyatakan kondusif pukul 12.14 WIB,” lanjutnya.
Lambatnya proses pemadaman disampaikan Bambang akibat terkendala akses menuju lokasi kebakaran yang memang terjadi di gang sempit pemukiman padat penduduk. "Sehingga unit besar tidak bisa masuk, hanya unit kecil yang
bisa masuk,” tandasnya.


   Kendati demikian, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang jatuh dalam peristiwa ini. Sementara kendaraan
pemadam kebakaran yang terlibat dalam aksi pemadaman berjumlah dua puluh satu unit kendaraan. Ditambah empat unit berasal dari DKRTH dan kendaraan taktis milik Satpol PP Pemkot.

   Untuk tempat tinggal sementara korban kebakaran, pihak terkait menempatkan disalah satu gedung yang berada di kampung ilmu (jl semarang) surabaya,


   Dari kejadian kebakaran tersebut langsung mendapat perhatian khusus ibu walikota surabaya yang hadir pada sore harinya (10 juli) pukul 16.00 ketempat kejadian kebakaran dilanjut meninjau tempat evakuasi senentara untuk berjumpa dan mendengar keluhan korban kebakaran.

    Dalam mediasi dan mendengar keluhan korban terdampak, Beliau akan memberikan fasikitas berupa rumah susun bagi warga yang terdampak. Tidak hanya berupa bantuan rumah susun, Beliau juga memberikan berbagai bantuan dari kebutuhan permakanan hingga alat sekolah bagi anak anak sekolah yang terfampak.


    Ternyata tidak putus sampai disitu, walikota surabaya juga menerbitkan dua puluh enam keterangan surat keluarga (KSK) pada malam pukul 22.30.



   Berbagai bantuan datang dari warga surabaya, tak terkecuali dari kelompok informasi masyarakat (KIM) kota surabaya yang dugawangi cak Topan.


    Rombongan KIM Kota Surabaya yang di wakili oleh Ketua Forum KIM Kota Surabaya Cak Anis Sofyan (KIM Klasik),
beserta anggota seperti Amin Babe (KIM Mojo), Cak Boni (KIM) New Jambangan hijau), Cak Anthony, Cak Christ, Cak
Sumargo, Ning Liliek dan beberapa anggora rombongan lainnya.


   Tiba di lokasi penampungan pada pukul 18.30wib. Bantuan yang telah terkumpul berupa uang tunai, pakaian layak pakai, sembako dan makanan siap saji langsung di serahkan kepada Cak Edwin (KIM Gundih) sebagai perwakilan warga terdampak.


Print Friendly and PDF

Sunday, June 2, 2019

Ramadhan berbagi parsel lebaran KIM gundih


 
 Semenjak awal Bulan Suci Ramadhan, KIM Gundih Sejahtera telah menyiapkan program berbagi untuk sesama. Program berbagi ini terbagi dalam dua sesi, sesi pertama adalah berbagi takjil yang telah dengan sukses dilakukan pada minggu (12/5), dan sesi kedua adalah Berbagi Parcel Ramadhan
.
 Program sesi kedua tersebut disiapkan untuk para donatur yang ingin berbagi kebaikan dengan sesama melalui bingkisan parcel lebaran.
Menurut bapak Hengky anggota KIM Gundih Sejahtera sekaligus Ketua Panitia Program Ramadhan 1440 H, Ramadhan kali ini KIM Gundih Sejahtera telah mendistribusikan parcel ke beberapa tempat di wilayah Kelurahan Gundih dan langsung tersampaikan ke tangan para penerima manfaat.
 "Tujuan dari program Ramadhan 1440 H ini adalah untuk menumbuhkan kebahagiaan bagi para Mustahik dan Dhuafa di Hari Raya Idul Fitri, sekaligus sebagai apresiasi kepada mereka yang memiliki profesi yang tidak banyak diminati kebanyakan orang pada umumnya, di antaranya seperti tukang sampah, marbot, penjaga perlintasan kereta api dan pemulung.

 Saat bingkisan lebaran itu dibagikan ke penerima manfaat, para penerima manfaat terlihat terharu dan senang sekali atas bingkisan yang rekan-rekan KIM bagikan. Dengan adanya parcel lebaran yang dibagikan sangat membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan khususnya saat Hari Raya Idul Fitri 1440 H di tahun 2019.
Senang dan bahagia sekali dapat bingkisan ini, terima kasih buat KIM yang sudah peduli sama kami, terima kasih atas perhatiannya, semoga KIM lebih peduli dengan warga yang seperti kami dan semakin membawa keberkahan buat kami. "Ungkap bapak Parman" salah satu penerima manfaat yang tinggal di perkampungan jalan Lamongan.





    Adapun seluruh dana yang dirupakan dalam bentuk parcel ini didapat dari para donatur di seputaran wilayah Gundih dan juga dari hasil patungan anggota KIM Kelurahan Gundih. (Fan/KIM)
Print Friendly and PDF