Thursday, September 19, 2013
Thursday, September 5, 2013
Pemkot Surabaya Mutasi 4 KADIS
Dari jumlah tersebut, empat orang promosi dan 12 orang mengalami rotasi jabatan. Pelantikan pejabat struktural di lingkungan Pemkot Surabaya tersebut digelar di loby Balai Kota Surabaya, Rabu (04/09/2013).
Rincian 16 jabatan struktural yang mengalami mutasi yakni empat orang kepala dinas, satu orang kepala badan, satu orang kepala bagian, satu orang kepala kantor, dua orang sekretaris dinas, satu orang kepala bidang dinas, dua orang camat dan empat orang sekretaris kecamatan.
Untuk jabatan kepala dinas yang mengalami rotasi yakni Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) dan Dinas Pertanian (Distan). Sementara kepala badan yang mengalami pergeseran yakni Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (Bapemas KB).
Kepala Dispora Kota Surabaya, Sigit Sugiharso, dilantik sebagai Kepala Distan Kota Surabaya, menggantikan posisi Samsul Arifin yang pensiun.
Posisi Sigit Sugiharso di Dispora diisi oleh Hidayat Syah yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala DKP.
Adapun Chalid Buchari yang sebelumnya menjabat Kepala Diskominfo, dilantik sebagai Kepala DKP.
Sementara posisi Chalid di Diskominfo diisi oleh Antiek Sugiharti yang sebelumnya menjabat Kepala Bapemas KB.
Sedangkan posisi Kepala Bapemas KB diisi Nanis Chaerani yang sebelumnya menjabat Kabag Humas Pemkot Surabaya.
Adapun dua orang camat yang mengalami mutasi dan promosi yang Camat Sukolilo, M.Fikser yang dimutasi sebagai Kabag Humas Pemkot Surabaya dan Kanti Budiarti yang sebelumnya menjabat Camat Gunung Anyar dilantik sebagai Camat Sukolilo.
Adapun dua orang camat yang mengalami mutasi dan promosi yang Camat Sukolilo, M.Fikser yang dimutasi sebagai Kabag Humas Pemkot Surabaya dan Kanti Budiarti yang sebelumnya menjabat Camat Gunung Anyar dilantik sebagai Camat Sukolilo.
Sementara Dewanto Kusumo Legowo yang sebelumnya menjabat Sekretaris Camat Sawahan, dipromosikan sebagai Camat Gunung Anyar.
Dalam sambutannya, Walikota Risma menegaskan bahwa mutasi ini merupakan mutasi yang lumrah terjadi di Pemkot Surabaya. Menurutnya, mutasi dilakukan untuk penyegaran posisi, mengisi posisi yang kosong, serta mengoptimalkan yang belum optimal. Walikota meyakini, para pejabat yang menempati posisi baru, akan bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab.
"Saya ucapkan selamat bertugas di tempat yang baru. Kalau dipindah kan kreatifnya muncul lagi. Karena kalau ndak kreatif kan berhenti. Dengan mutasi ini, jadinya tambah tahu banyak hal baru," ujar Risma.
Walikota Risma menekankan bahwa di Pemkot Surabaya, tidak ada dinas yang paling penting ataupun dinas tidak penting atau juga dinas basah dan dinas kering. Menurut walikota, tujuan yang paling utama menjabat sebagai pejabat Pemkot Surabaya adalah membantu percepatan warga Kota Pahlawan untuk bisa sejahtera. Demi memenuhi tujuan tersebut, Walikota Risma mengingatkan agar semua pejabat hendaknya mengingat sumpah jabatan ketika mereka dilantik. Menurut walikota, dalam sumpah tersebut mengandung makna tanggung jawab bukan hanya pada masyarakat , tetapi juga kepaa Tuhan Yang Maha Esa.
Walikota Risma juga berharap para pejabat yang menempati posisi baru, bisa bekerja sama dengan dinas terkait. Sebab, dengan bersinergi, tugas yang terasa berat akan menjadi ringan. Termasuk juga bisa segera menyatu dengan instansi yang dipimpinnya dan menjalin komunikasi yang baik dengan anak buahnya.
"Saudara harus segera menginventarisir potensi dan masalah di instansi yang dipimpin. Laksanakan yang terbaik untuk masyarakat. Saudara diberi amanah untuk memimpin, jadi tolong jangan disia-siakan. Tolong dibina pejabat struktural di bawahnya, tolong dibina stafnya supaya sejalan dengan tujuan," sambung walikota.
Pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Sekkota Surabaya, Hendro Gunawan, tiga Asisten Sekkota Surabaya, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Surabaya, Yayuk Eko Agustin dan semua jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Seusai pelantikan, Walikota Risma bersama segenap hadirin yang hadir, bergantian memberikan ucapan selamat kepada mereka yang dilantik menempati posisi baru.
Dalam sambutannya, Walikota Risma menegaskan bahwa mutasi ini merupakan mutasi yang lumrah terjadi di Pemkot Surabaya. Menurutnya, mutasi dilakukan untuk penyegaran posisi, mengisi posisi yang kosong, serta mengoptimalkan yang belum optimal. Walikota meyakini, para pejabat yang menempati posisi baru, akan bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab.
"Saya ucapkan selamat bertugas di tempat yang baru. Kalau dipindah kan kreatifnya muncul lagi. Karena kalau ndak kreatif kan berhenti. Dengan mutasi ini, jadinya tambah tahu banyak hal baru," ujar Risma.
Walikota Risma menekankan bahwa di Pemkot Surabaya, tidak ada dinas yang paling penting ataupun dinas tidak penting atau juga dinas basah dan dinas kering. Menurut walikota, tujuan yang paling utama menjabat sebagai pejabat Pemkot Surabaya adalah membantu percepatan warga Kota Pahlawan untuk bisa sejahtera. Demi memenuhi tujuan tersebut, Walikota Risma mengingatkan agar semua pejabat hendaknya mengingat sumpah jabatan ketika mereka dilantik. Menurut walikota, dalam sumpah tersebut mengandung makna tanggung jawab bukan hanya pada masyarakat , tetapi juga kepaa Tuhan Yang Maha Esa.
Walikota Risma juga berharap para pejabat yang menempati posisi baru, bisa bekerja sama dengan dinas terkait. Sebab, dengan bersinergi, tugas yang terasa berat akan menjadi ringan. Termasuk juga bisa segera menyatu dengan instansi yang dipimpinnya dan menjalin komunikasi yang baik dengan anak buahnya.
"Saudara harus segera menginventarisir potensi dan masalah di instansi yang dipimpin. Laksanakan yang terbaik untuk masyarakat. Saudara diberi amanah untuk memimpin, jadi tolong jangan disia-siakan. Tolong dibina pejabat struktural di bawahnya, tolong dibina stafnya supaya sejalan dengan tujuan," sambung walikota.
Pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Sekkota Surabaya, Hendro Gunawan, tiga Asisten Sekkota Surabaya, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Surabaya, Yayuk Eko Agustin dan semua jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Seusai pelantikan, Walikota Risma bersama segenap hadirin yang hadir, bergantian memberikan ucapan selamat kepada mereka yang dilantik menempati posisi baru.
(sumber : beritajatim.com)
Labels:
Layanan Publik,
Umum
Tuesday, August 27, 2013
AMBULANCE GRATIS BAGI WARGA SURABAYA
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini melaunching layanan ambulance gratis bagi warga kota Surabaya. Ada enam mobil ambulance yang terparkir rapi di halaman Balai Kota Surabaya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, Supomo mengatakan, pihaknya akan proaktif untuk menyosialisasikan keberadaan mobil ambulance ini melalui perangkat di kecamatan-kecamatan sehingga bisa diketahui warga Kota Surabaya.
''Mobil ambulance ini ditempatkan di beberapa lokasi di setiap wilayah tentunya untuk memudahkan warga yang membutuhkan. Kami juga akan melibatkan 12 perawat,'' sambung Supomo. (sumber : beritasurabaya.net)
Nantinya, mobil yang masih kinclong tersebut akan dioperasikan selama 24 jam untuk melayani warga Surabaya yang memang membutuhkannya. Mobil ambulance juga dilengkapi dengan perawat dan peralatan medis.
''Warga yang sakit atau ada anggota keluarganya yang meninggal, silahkan untuk memanfaatkanya. Kita siap menjemput warga ke tempat yang dituju dan tidak dipungut biaya,'' jelas wali kota.Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, Supomo mengatakan, pihaknya akan proaktif untuk menyosialisasikan keberadaan mobil ambulance ini melalui perangkat di kecamatan-kecamatan sehingga bisa diketahui warga Kota Surabaya.
''Warga bisa telpon langsung ke petugas mobil ambulance ke nomor telpon 031-5465777. Tentunya kami juga butuh peran serta dari media untuk mengabarkan ini kepada warga,'' ujar Supomo.
Dijelaskan Supomo, nantinya, mobil ambulance keliling ini akan ditempatkan di lima lokasi di setiap wilayah Kota Surabaya.
Dijelaskan Supomo, nantinya, mobil ambulance keliling ini akan ditempatkan di lima lokasi di setiap wilayah Kota Surabaya.
Dari wilayah Timur yang ditempatkan di Griya Wreda,
di kawasan Barat di kantor Kecamatan Tandes,
di wilayah Selatan ada di kantor Kecamatan Wonokromo,
di wilayah Utara ada di parkiran Ampel hingga
di pusat kota yang berada di kantor Dinas Sosial Kota Surabaya.
''Mobil ambulance ini ditempatkan di beberapa lokasi di setiap wilayah tentunya untuk memudahkan warga yang membutuhkan. Kami juga akan melibatkan 12 perawat,'' sambung Supomo. (sumber : beritasurabaya.net)
Labels:
Kesehatan,
Layanan Publik,
Umum
Friday, July 26, 2013
Jadwal Pembayaran PBB di Kantor Kel. Gundih
Dengan semakin dekatnya batas akhir pembayaran PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) Kota Surabaya untuk tahun 2013, yaitu tgl. 29 Agustus 2013, maka pihak DISPENDA Kota Surabaya mengadakan pemungutan PBB dengan mobil keliling di wilayah-wilayah Kelurahan yang ada di Surabaya.
Adapun Jadwal Mobil Keliling untuk Pemungutan PBB thn 2013 di wilayah Kelurahan Gundih adalah sbb :
Dimohon kepada Warga yang akan melakukan pembayaran PBB di Kantor Kelurahan Gundih untuk membawa form SPPT PBB tahun 2013 yang pernah dibagikan sebelumnya diawal Bulan Maret 2013.
Selengkapnya bisa dilihat edaran dibawah ini :
Adapun Jadwal Mobil Keliling untuk Pemungutan PBB thn 2013 di wilayah Kelurahan Gundih adalah sbb :
Dimohon kepada Warga yang akan melakukan pembayaran PBB di Kantor Kelurahan Gundih untuk membawa form SPPT PBB tahun 2013 yang pernah dibagikan sebelumnya diawal Bulan Maret 2013.
Selengkapnya bisa dilihat edaran dibawah ini :
Tema dan Logo HUT RI ke 68 tahun 2013
Berikut ini Logo HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-68 tahun 2013
berdasarkan
Surat Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara
Surat Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara
Nomor B-1156/Kemsetneg/Sesmen/TU.00.01/05/2013
bertanggal 16 Mei 2013 :
dengan TEMA :
MARI KITA JAGA STABILITAS POLITIK DAN PERTUMBUHAN EKONOMI KITA
GUNA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN RAKYAT
Labels:
Umum
Saturday, July 6, 2013
Pemkot Larang Penyulutan Petasan
Surabaya - Selama ramadan biasanya sering terdengar bunyi petasan. Untuk menghormati umat muslim menjalankan ibadah di bulan ramadan, Pemkot melarang penyulutan atau bunyi petasan.
"Ya. Biasanya menjelang puasa saya membuat surat edaran. Pertama mengenai bahaya pencurian, kedua petasan dan ketiga menjaga kenyamanan lingkungan," ujar Walikota Surabaya Tri Rismaharini kepada wartawan usai acara pelantikan pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya di Graha Sawunggaling, Jalan Jimerto.
Ia mengatakan, masalah petasan akan dibahas bersama instansi kepolisian. Bahkan, hari ini Kapolda Jatim memerintahkan pihak terkait untuk rapat membahas soal petasan.
"Pak Kapolda memerintahkan ada rapat soal petasan," tuturnya.
Mantan Kepala Bappeko Kota Surabaya ini mengaku bersyukur, selama 2 tahun terakhir ini, tidak ada warga Surabaya yang luka-luka karena menjadi korban petasan.
"Alhamdulillah 2 tahun ini Surabaya relatif kondusif dan tidak ada korban. Kalau pun ada korban di RSU dr Soetomo, itu warga dari luar Surabaya," tuturnya.
Sementara itu Kepala Satpol PP Kota Surabaya Irfan Widyanto menambahkan, Pemkot Surabaya tetap melarang peredaran petasan.
"Untuk petasan, kategorinya kan ada di Polrestabes Surabaya. Jadi kita membackup polrestabes saja," jelasnya.
Sumber : Detik Surabaya
"Ya. Biasanya menjelang puasa saya membuat surat edaran. Pertama mengenai bahaya pencurian, kedua petasan dan ketiga menjaga kenyamanan lingkungan," ujar Walikota Surabaya Tri Rismaharini kepada wartawan usai acara pelantikan pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya di Graha Sawunggaling, Jalan Jimerto.
Ia mengatakan, masalah petasan akan dibahas bersama instansi kepolisian. Bahkan, hari ini Kapolda Jatim memerintahkan pihak terkait untuk rapat membahas soal petasan.
"Pak Kapolda memerintahkan ada rapat soal petasan," tuturnya.
Mantan Kepala Bappeko Kota Surabaya ini mengaku bersyukur, selama 2 tahun terakhir ini, tidak ada warga Surabaya yang luka-luka karena menjadi korban petasan.
"Alhamdulillah 2 tahun ini Surabaya relatif kondusif dan tidak ada korban. Kalau pun ada korban di RSU dr Soetomo, itu warga dari luar Surabaya," tuturnya.
Sementara itu Kepala Satpol PP Kota Surabaya Irfan Widyanto menambahkan, Pemkot Surabaya tetap melarang peredaran petasan.
"Untuk petasan, kategorinya kan ada di Polrestabes Surabaya. Jadi kita membackup polrestabes saja," jelasnya.
Sumber : Detik Surabaya
Labels:
Umum
Wednesday, July 3, 2013
Operasi Pasar (Gula) Kecamatan Bubutan
Besok, Kamis Tanggal 04 Juli 2013 bertempat di Taman Listia(Belakang Kelurahan Bubutan) akan di adakan operasi pasar khusus untuk Gula dengan pembelian maximal 5 Kg gula dengan Harga Rp. 36.750,-(Tiga Puluh Enam Ribu Tujuh Ratus Lima Puluh Rupiah). Operasi pasar berlangsung mulai pukul 07.00 s/d 09.00 Wib
Subscribe to:
Posts (Atom)











