Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Monday, September 14, 2015

Persoalan Pencetakan e-KTP

Mungkin dari anda ada yang bermasalah dengan Proses Pencetakan e-KTP ?,
tidak ada salahnya anda mencoba menghubungi nomer yang tertera di bawah in :

Media Centre Pemerintah Kota Surabaya : (031) 545 6290
atau sms ke 08123025700, seperti yang tertera dibawah ini.


Note : Sumber dari Rubrik Pembaca Menulis Harian Jawa Pos, medio Juni 2015.

Print Friendly and PDF

5 Ciri Tetangga yang Menyebalkan


Manusia selain disebut sebagai makhluk individu, juga disebut sebagai makhluk sosial. Anda pasti akan hidup berdampingan dengan orang lain dan biasanya ada yang disebut tetangga. 

Mengenai kehidupan bertetangga, biasanya ada tetangga yang menyenangkan dan membuat lingkungan tempat tinggal Anda menjadi lebih nyaman. Namun terkadang ada juga tetangga yang menyebalkan dan mengganggu kenyamanan Anda di rumah.  

Meski begitu, yang terpenting adalah jangan sampai Anda sendiri yang menjadi tetangga yang menyebalkan itu. Nah, bagi Anda yang merasa sudah menjadi tetangga yang baik, pasti Anda mengenai ciri-ciri tetangga yang bikin Anda harus bersabar dengan perilakunya.  

Berikut ini 5 ciri tetangga yang menyebalkan yang bisa saja hadir di lingkungan rumah Anda!

1. Parkir Depan Rumah Anda

Ada tetangga yang entah kenapa suka parkir kendaraannya sembarangan atau karena di halaman depan rumahnya sudah tidak ada lahan untuk parkir, maka dia suka seenak hati menyarankan orang-orang yang berkunjung ke rumahnya untuk parkir di depan rumah Anda. Parahnya, kalau sudah parkir di depan pagar sehingga menghalangi akses keluar-masuk Anda. 

Lebih menyebalkannya lagi, terkadang tetangga seperti itu malah tidak merasa bersalah atau hanya basa-basi minta maaf kalau ditegur, bahkan tak sedikit yang justru lebih galak dan menganggap Anda tidak ramah. Padahal Anda yang salah karena tidak minta izin dan parkir sesuka hati.

2. Berisik

Tetangga yang suka berisik bisa disebabkan oleh banyak hal. Ada yang berisik karena suka mengadakan pesta di rumahnya dan ada yang suka berkaraoke atau memutar musik dengan volume yang sangat kencang. Ada juga tetangga yang sering berteriak marah-marah ketika ada masalah rumah tangga sehingga semua orang di sebelah rumahnya bisa mendengar keributan yang terjadi. Sangat mengganggu, bukan?

3. Tutup Jalan Buat Acara

Kalau tetangga Anda meminta izin menutup jalan untuk membangun tenda karena menggelar suatu acara, maka sebagai tetangga yang baik, Anda pun dengan rela hati mengizinkannya. Namun, kalau sering sekali mengadakan acara dan menutup jalan seakan jalan tersebut adalah milik keluarganya saja, maka tentu lama-lama Anda bisa kesal.

4. Renovasi Sesuka Hati

Setiap orang boleh saja merenovasi rumahnya agar menjadi lebih bagus dan nyaman. Namun, harus ada aturannya. Jangan menjadi tetangga yang merenovasi rumah sesuka hati.
Selain berisik karena pekerjaan bangunan, terkadang ada tetangga yang seenaknya meletakkan material pasir, semen, batu bata dengan berserakan hingga ke area rumah Anda. 

5. Buang Sampah Sembarangan

Ada juga tetangga menyebalkan yang suka membuang sampah sembarangan. Sampahnya seringkali berserakan di area rumahnya, itu urusan dia, namun kalau sampahnya sampai masuk ke area rumah Anda atau di jalanan kompleks, maka hal ini tidak bisa dibiarkan.
Tak hanya itu, ada juga tetangga di daerah perumahan yang suka membakar sampah sembarangan dan asapnya tentu menyebar hingga ke rumah Anda. Benar-benar mengganggu kenyamanan!

Setelah membaca artikel diatas, sebaiknya kita mawas diri atau introspeksi, supaya kita tidak termasuk sebagai "tetangga" seperti diatas.

Sumber : rumahku.com
Print Friendly and PDF

Monday, April 6, 2015

Bakti Sosial Puskesmas Gundih ( 8 April 2015)

Dalam Rangka memperingati Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM), maka Puskesmas Gundih bekerjasama dengan Pemerintah Kota Surabaya mengadakan Acara BAKTI SOSIAL yang bertempat di Gundih Lapangan RW1 (Belakang Dupak Grosir) pada Hari Rabu, tanggal 8 April 2015, mulai jam 05.30 WIB ~ selesai.

Acara ini untuk UMUM dan GRATIS alias tidak dipungut biaya

Adapun kegiatanya meliputi :
1. Pemeriksaan dan Pengobatan Umum
2. Pemeriksaan dan Pengobatan Lansia
3. Skrinning Katarak
4. Pemeriksaan Ibu Hamil
5. Pemeriksaan IVA
6. Pemeriksaan / Pengobatan serta Konsultasi Gigi
7. Pemeriksaan Laborat (Kolesterol, Darah Tinggi, Asam Urat)
8. Pelayanan Imunisasi
9. Pelayanan KB
10. Sosialisasi JKN dan Pendaftaran BPJS
11. Pelayanan Integrasi oleh SKPD, dan
12. Konsultasi Gizi


Ayo, buruan hadir ...........dan jangan sia-siakan kesempatan untuk SEHAT dan GRATIS ini.......


Print Friendly and PDF

Saturday, January 3, 2015

Salah satu Warga GUNDIH menjadi Korban Air Asia QZ-8501

Sumber suarasurabaya.net

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur kembali berhasil mengidentifikasi dua jenazah korban AirAsia QZ 8501. Dua jenazah yang berhasil diidentifikasi ini berjenis kelamin perempuan dan laki-laki.

"Hari ini kita sudah berhasil identifikasi dua jenazah, dan dua lagi masih perlu pendalaman," kata Komisaris Besar Polisi Budiyono, Kabidokes Polda Jawa Timur, ketika memberikan keterangan pers di posko DVI Polda Jawa Timur, Sabtu (3/1/2015).

Untuk dua jenazah yang bisa teridentifikasi, kata Budiyono, yang pertama adalah jenazah dengan label B 008. Jenazah ini teridentifikasi atasnama Themeiji Thejakusuma dengan kelamin perempuan dan berusia 44 tahun dengan alamat Kupang Indah nomor 21/29 Surabaya.

Jenazah B 008 ini kata Budiyono, teridentifikasi dari proses rekonsiliasi metode primer yaitu gambaran gigi baik hasil pemeriksaan ante mortem dan post mortem. Selain itu juga dari sidik jari yang dapat dikategorikan kemiripan yang sangat kuat.

"Dari 12 titik sidik jari, setidaknya untuk jenazah ini memiliki kemiripan di 11 titik sehingga identitasnya bisa langsung dikenali," kata Budiyono. Selain itu, jenazah ini juga dikenali karena masih mengenakan sweter warna merah.

Selain satu jenazah, tim DVI juga telah mengenali jenazah dengan label B 003, dan teridentifikasi atas nama HENDRA GUNAWAN SAWAL, 23 tahun warga Jl Gundih, Gang 4 no 11, Bubutan Surabaya.

Jenazah ini, teridentifikasi atas dasar metode primer sidik jari, kemudian juga data gigi yang terdapat kemiripan yang sangat kuat dan didukung oleh metode sekunder seperti temuan medis, jenis kelamin, tinggi badan juga rasnya.

Selain itu, informasi ante mortem berupa foto potongan rambutnya juga khas, yaitu rambut pendek dan terdapat dua garis di bagian sisi kiri dan kanan atas telinga.

"Properti yang dipakai korban juga sama yaitu kaos warna biru dengan angka tiga pada lengan kanan dan terdapat gambar singa di bagian dada," kata Budiyono.

Sementara itu hingga saat ini Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur setidaknya telah menerima 30 jenazah korban AirAsia QZ 8501. Dari jumlah ini, 12 diantaranya baru saja tiba di Bhayangkara Polda Jawa Timur sekitar pukul 14.30, Sabtu (3/1/2015).

Dari 30 jenazah ini, empat sudah diserahkan pada keluarga, dua lagi sudah teridentintifikasi dan hari ini segera diserahkan pada keluarga, dan ada dua lagi yang dalam proses pendalaman.

Sedangkan untuk 22 jenazah saat ini masih proses pemeriksaan post mortem dan pencocokan dengan ante mortem.

Sumber : suarasurabaya.net
Print Friendly and PDF

Sunday, December 21, 2014

Senam Lansia menyambut Hari Ibu (22 Des 2014)

Setiap SABTU pagi, mulai jam 05.00 ~ 07.00 WIB kelompok senam lansia RW VII Margodadi atau yang lebih dikenal dengan Kelompok Senam LARASATI selalu melakukan kegiatan senam bersama, dimana tempatnya selalu berpindah-pindah dari satu RT ke wilayah RT yang lain yang ada di lingkungan RW VII Margodadi.

Tetapi ada hal yang sedikit beda pada senam lansia pagi ini (Sabtu, 20 Desember 2014).
Menyambut Hari Ibu yaitu tanggal 22 Desember 2014, para peraga senam (kebetulan semuanya dari para Ibu-ibu) melakukan peragaan senam diatas panggung dengan menggunakan baju daerah / kebaya sambil tetap melakukan senam lansia.

Patut kita acungi jempol semangat dari para ibu-ibu ini karena walaupun dengan memakai kebaya....gerakan senam mereka masih tetap semangat...........

berikut ini foto-fotonya :









Acara senam bersama ini, pada Hari Minggu tanggal 21 Desember 2014, dilanjutkan kembali dengan anggota se-Kelurahan Gundih dan bertempat di Halaman Parkir DUPAK GROSIR.








 

Print Friendly and PDF

Wednesday, December 17, 2014

Pentingnya Pengkinian (Update) Data Kependudukan


Sering kali kita tahu bahwa (tidak sedikit) warga masyarakat yang menganggap remeh tentang data kependudukan (contoh : KTP, KK, Akte Kelahiran).
Padahal Update data kependudukan itu sangat penting sekali untuk warga itu sendiri maupun untuk pihak instansi yang terkait.
contohnya :
- KTP yang sudah habis masa berlakunya, begitu mau tender pekerjaan akhirnya gagal (gara-gara KTP expire)
- Akte Kelahiran tidak segera diurus, begitu si anak mau sekolah akhirnya bingung mulai ngurus akte kelahiran untuk pendaftaran sekolah
- Setelah menikah, tidak segera mengurus kepindahan supaya bisa jad satu KK antara suami & istri
- Warga Musiman (Pendatang yang kost atau kontrak ) juga tidak pernah mengurus Kartu Identitas Penduduk Musiman
- Warga yang sudah pindah juga banyak yang belum mengurus surat pindah sehingga KTP dan KK-nya masih tetap dialamat yang lama, dan masih banyak lagi masalah-masalah tentang Administrasi Kependudukan.

Kebanyakan dari warga hanya berfikir sesaat atau berfikir pada saat kondisi normal (kondisi aman atau kondisi jika tidak ada masalah). Tidak pernah mereka mencoba untuk berfikir pada saat kondisi tidak normal (emergency).

Berikut ini salah satu contoh yang di-capture di salah satu Media Sosial mengenai pentingnya untuk selalu Update (pengkinian) data kependudukan.

Dari contoh capture data diatas dapat sedikit diceritakan bahwa telah terjadi kecelakaan (Kondisi Tidak Normal / emergency). Setelah melihat kartu identitas si Korban, pihak kepolisian masih kesulitan menghubungi keluarga korban karena si korban telah pindah alamat, kartu identitas masih alamat lama dan parahnya para tetangga juga tidak ada yang tahu si korban sudah pindah kemana. Akhirnya pihak kelurahan sampai turun tangan untuk bisa melacak keberadaan keluarga si Korban.

Kalau melihat contoh diatas, masihkah anda tetap menyepelekan pentingnya update data administrasi kependudukan anda dan keluarga anda ?

Padahal dengan selalu melakukan pengkinian (update) data kependudukan, selain fungsinya untuk kita sendiri dan keluarga, kita juga bisa membantu instansi terkait misalnya pihak kelurahan / kecamatan untuk mengetahui demografi di wilayahnya, misalnya jumlah penduduk berdasarkan usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan dan lain-lan.

Mengingat pentingnya update data kependudukan tersebut, sampai-sampai pihak Pemkot Surabaya mengeluarkan Perda yang berisi tentang Sanksi Keterlambatan pengurusan data kependudukan.
 


Print Friendly and PDF